Pinjaman anggota biasanya pengembalian ke koperasi sering sekali tidak lancar bahkan macet (kredit macet) karena sering terjadi pinjaman anggota yang semula tujuannya untuk modal usaha tapi malah digunakan untuk investasi.
Contoh : untuk membeli motor atau mobil yang semestinya belum mampu atau belum waktunya.
Cara Penyelesaiannya : sebenarnya simpel hanya dengan memperketat pengawasan.
Contoh : kalau pengajuan saat pinjam untuk membeli pupuk untuk pertanian harus benar – benar diarahkan penggunannya untuk membeli pupuk sehingga pada saat panen hasilnya bagus, banyak, tambah untung dapat untuk mengembalikan pinjamannya.
1. Koperasi “Muda Sejahtera” yang jumlah simpanan pokok dan simpanan wajib anggotanya sebesar Rp 100.000.000,- menyajikan perhitungan laba rugi singkat pada 16 April 2010 sebagai berikut :
(hanya untuk anggota):
Penjualan Rp 460.000.000,-
Harga Pokok Penjualan Rp 400.000.000,-
Laba Kotor Rp 60.000.000,-
Biaya Usaha Rp 20.000.000,-
Laba Bersih Rp 40.000.000,-
Berdasarkan RAT, SHU dibagi sebagai berikut:
• Cadangan Koperasi 40%
• Jasa Anggota 25%
• Jasa Modal 20%
• Jasa Lain-lain 15% Buatlah: a. Perhitungan pembagian SHU
b. Jurnal pembagian SHU
c. Perhitungan persentase jasa modal
d. Perhitungan persentase jasa anggota
e. Hitung berapa yang diterima Tuan Aulia (seorang anggota koperasi) jika jumlah simpanan pokok dan simpanan wajibnya Rp 500.000,- dan ia telah berbelanja di koperasi Maju Jaya senilai Rp 920.000,-
JAWABAN
a. Perhitungan pembagian SHU Keterangan SHU Rp 40.000.000,-
Cadangan Koperasi 40% Rp 16.000.000,-
Jasa Anggota 25% Rp 10.000.000,-
Jasa Modal 20% Rp 8.000.000,-
Jasa Lain-lain 15% Rp 6.000.000,-
Total 100% Rp 40.000.000,-
b. Jurnal SHU Rp 40.000.000,-
Cadangan Koperasi Rp 16.000.000,-
Jasa Anggota Rp 10.000.000,-
Jasa Modal Rp 8.000.000,-
Jasa Lain-lain Rp 6.000.000,-
c. Persentase jasa modal
(Bagian SHU untuk jasa modal : Total modal) x 100% = (Rp 8.000.000,- : Rp 100.000.000,-) x 100% = 8%
Keterangan:- Modal koperasi terdiri dari simpanan pokok dan simpanan wajib
- Simpanan sukarela tidak termasuk modal tetapi utang
d. Persentase jasa anggota
(Bagian SHU untuk jasa anggota : Total Penjualan Koperasi)x 100
= (Rp 10.000.000,- : Rp 460.000.000,-) x 100% = 2,17%
Keterangan: – perhitungan di atas adalah untuk koperasi konsumsi
- untuk koperasi simpan pinjam, total penjualan diganti dengan total pinjaman.
e. Yang diterima Tuan Aulia:
- jasa modal = (Bagian SHU untuk jasa modal : Total modal) x Modal Tuan Yohan
= (Rp 8.000.000,- : Rp 100.000.000,-) x Rpo 500.000,- = Rp 40.000,-
- jasa anggota = (Bagian SHU untuk jasa anggota : Total Penjualan Koperasi)x Pembelian Tuan Aulia
= (Rp 10.000.000,- : Rp 460.000.000,-) x Rp 920.000,- = Rp 20.000,-
Jadi yang diterima Tuan Aulia adalah Rp 40.000,- + Rp 20.000,- = Rp 60.000,-
Keterangan: untuk koperasi simpan pinjam, Pembelian Tuan Aulia diganti Pinjaman Tuan Aulia pada koperasi .
Kirim juga ke Taman Al-Qur’an (TPA), sekolah Diniah atau ikut kursus tentang Islam yang di selenggarakan di masjid atau lembaga dakwah. Sebab 2 jam pembelajaran Agama di sekolah sangat tidak memadai sebagi bekal membentuk anak soleh dan solehah.
Ajak anak ke masjid yang berbeda setiap pekan. Di JABOTABEK ada lebih 3000 masjid. Targetkan jumlah kunjungan. Faedahnya menanamkan cinta masjid sejak dini. Maaf.. ke ancol, taman safari, kebun binatang ragunan sudah sering. Tapi ke Masjid Istiqlal atau Al Azhar belum pernah..!!!!!
Hamil,, satu kesempatan emas yang sangat di idam-idamkan oleh sepasang suami istri. Tetapi, hamil juga terkadang di jadikan alasan untuk berkuasa di dalam rangkaian Comel.
Suatu ketika..
Ketika saya, menaiki Comel dari Stasiun Tanah Abang menuju Bojonggede. Pada saat itu saya mendapatkan kursi kosong di kursi prioritas untuk Lansia, Penyandang cacat, Bumil, dan Ibu membaw balita. Tetapi itu prioritas, bukan keharusan.
Ketika saya sampai di stasiun berikutnya yakni Sudirman, naikklah 2 Bumil. Bumil yang satu biasa-biasa saja pada saat menaiki Comel tersebut. Tapi Bumil yang satunya lagi,, ihhh,, naik sambil megangin perut biar banyak orang yang liat kalau dia hamil dah pada akhirnya, duduk.
Akhirnya, ibu-ibu yang di samping saya memberikan tempat duduknya kepada Bumil yang satunya. Tinggallah saya seorang yang duduk yang tidak dalam kondisi hamil. Tetapi karena kondisi badan saya yang kurang sehat karena kecapean, maka saya tidak memberi duduk. Tetapi, dengan kasarnya, sang Bumil menegur saya,,
Bumil: Mba, mba hamil gak,,??? Misi dong saya hamil ney mau duduk..
Tanpa omongan lagi, saya langsung berdiri. Dan tanpa berucap apa-apa, dia langsung aja duduk. Dan memainkan blackberrynya.
Padahal di lain tempat, yang bukan kursi prioritas, banyak bapak-bapak segar bugar yang pada duduk.
Betapa dongkolnya perasaan saya pada saat itu.
Dengan postingnya saya tulisan ini, tidak ada maksud saya untuk menjelekkan siapa pun, sekalipun Bumil.
Postingan ini hanya untuk Sharing, berbagi pengalaman.
Pinjaman anggota biasanya pengembalian ke koperasi sering sekali tidak lancar bahkan macet (kredit macet) karena sering terjadi pinjaman anggota yang semula tujuannya untuk modal usaha tapi malah digunakan untuk investasi.
Contoh : untuk membeli motor atau mobil yang semestinya belum mampu atau belum waktunya.
Cara Penyelesaiannya : sebenarnya simpel hanya dengan memperketat pengawasan.
Contoh : kalau pengajuan saat pinjam untuk membeli pupuk untuk pertanian harus benar – benar diarahkan penggunannya untuk membeli pupuk sehingga pada saat panen hasilnya bagus, banyak, tambah untung dapat untuk mengembalikan pinjamannya.
1. Koperasi “Muda Sejahtera” yang jumlah simpanan pokok dan simpanan wajib anggotanya sebesar Rp 100.000.000,- menyajikan perhitungan laba rugi singkat pada 16 April 2010 sebagai berikut :
(hanya untuk anggota):
Penjualan Rp 460.000.000,-
Harga Pokok Penjualan Rp 400.000.000,-
Laba Kotor Rp 60.000.000,-
Biaya Usaha Rp 20.000.000,-
Laba Bersih Rp 40.000.000,-
Berdasarkan RAT, SHU dibagi sebagai berikut:
• Cadangan Koperasi 40%
• Jasa Anggota 25%
• Jasa Modal 20%
• Jasa Lain-lain 15% Buatlah: a. Perhitungan pembagian SHU
b. Jurnal pembagian SHU
c. Perhitungan persentase jasa modal
d. Perhitungan persentase jasa anggota
e. Hitung berapa yang diterima Tuan Aulia (seorang anggota koperasi) jika jumlah simpanan pokok dan simpanan wajibnya Rp 500.000,- dan ia telah berbelanja di koperasi Maju Jaya senilai Rp 920.000,-
JAWABAN
a. Perhitungan pembagian SHU Keterangan SHU Rp 40.000.000,-
Cadangan Koperasi 40% Rp 16.000.000,-
Jasa Anggota 25% Rp 10.000.000,-
Jasa Modal 20% Rp 8.000.000,-
Jasa Lain-lain 15% Rp 6.000.000,-
Total 100% Rp 40.000.000,-
b. Jurnal SHU Rp 40.000.000,-
Cadangan Koperasi Rp 16.000.000,-
Jasa Anggota Rp 10.000.000,-
Jasa Modal Rp 8.000.000,-
Jasa Lain-lain Rp 6.000.000,-
c. Persentase jasa modal
(Bagian SHU untuk jasa modal : Total modal) x 100% = (Rp 8.000.000,- : Rp 100.000.000,-) x 100% = 8%
Keterangan:- Modal koperasi terdiri dari simpanan pokok dan simpanan wajib
- Simpanan sukarela tidak termasuk modal tetapi utang
d. Persentase jasa anggota
(Bagian SHU untuk jasa anggota : Total Penjualan Koperasi)x 100
= (Rp 10.000.000,- : Rp 460.000.000,-) x 100% = 2,17%
Keterangan: – perhitungan di atas adalah untuk koperasi konsumsi
- untuk koperasi simpan pinjam, total penjualan diganti dengan total pinjaman.
e. Yang diterima Tuan Aulia:
- jasa modal = (Bagian SHU untuk jasa modal : Total modal) x Modal Tuan Yohan
= (Rp 8.000.000,- : Rp 100.000.000,-) x Rpo 500.000,- = Rp 40.000,-
- jasa anggota = (Bagian SHU untuk jasa anggota : Total Penjualan Koperasi)x Pembelian Tuan Aulia
= (Rp 10.000.000,- : Rp 460.000.000,-) x Rp 920.000,- = Rp 20.000,-
Jadi yang diterima Tuan Aulia adalah Rp 40.000,- + Rp 20.000,- = Rp 60.000,-
Keterangan: untuk koperasi simpan pinjam, Pembelian Tuan Aulia diganti Pinjaman Tuan Aulia pada koperasi .
Kirim juga ke Taman Al-Qur’an (TPA), sekolah Diniah atau ikut kursus tentang Islam yang di selenggarakan di masjid atau lembaga dakwah. Sebab 2 jam pembelajaran Agama di sekolah sangat tidak memadai sebagi bekal membentuk anak soleh dan solehah.
Ajak anak ke masjid yang berbeda setiap pekan. Di JABOTABEK ada lebih 3000 masjid. Targetkan jumlah kunjungan. Faedahnya menanamkan cinta masjid sejak dini. Maaf.. ke ancol, taman safari, kebun binatang ragunan sudah sering. Tapi ke Masjid Istiqlal atau Al Azhar belum pernah..!!!!!
Hamil,, satu kesempatan emas yang sangat di idam-idamkan oleh sepasang suami istri. Tetapi, hamil juga terkadang di jadikan alasan untuk berkuasa di dalam rangkaian Comel.
Suatu ketika..
Ketika saya, menaiki Comel dari Stasiun Tanah Abang menuju Bojonggede. Pada saat itu saya mendapatkan kursi kosong di kursi prioritas untuk Lansia, Penyandang cacat, Bumil, dan Ibu membaw balita. Tetapi itu prioritas, bukan keharusan.
Ketika saya sampai di stasiun berikutnya yakni Sudirman, naikklah 2 Bumil. Bumil yang satu biasa-biasa saja pada saat menaiki Comel tersebut. Tapi Bumil yang satunya lagi,, ihhh,, naik sambil megangin perut biar banyak orang yang liat kalau dia hamil dah pada akhirnya, duduk.
Akhirnya, ibu-ibu yang di samping saya memberikan tempat duduknya kepada Bumil yang satunya. Tinggallah saya seorang yang duduk yang tidak dalam kondisi hamil. Tetapi karena kondisi badan saya yang kurang sehat karena kecapean, maka saya tidak memberi duduk. Tetapi, dengan kasarnya, sang Bumil menegur saya,,
Bumil: Mba, mba hamil gak,,??? Misi dong saya hamil ney mau duduk..
Tanpa omongan lagi, saya langsung berdiri. Dan tanpa berucap apa-apa, dia langsung aja duduk. Dan memainkan blackberrynya.
Padahal di lain tempat, yang bukan kursi prioritas, banyak bapak-bapak segar bugar yang pada duduk.
Betapa dongkolnya perasaan saya pada saat itu.
Dengan postingnya saya tulisan ini, tidak ada maksud saya untuk menjelekkan siapa pun, sekalipun Bumil.
Postingan ini hanya untuk Sharing, berbagi pengalaman.